Skip to content Skip to footer

Membedah Isu Pesisir dan Pulau Kecil Bersama WALHI untuk Riset Akademik Mahasiswa

Kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia saat ini berada dalam ancaman kerentanan yang tinggi akibat eksploitasi tambang, reklamasi, dan dampak perubahan iklim. Untuk merespons krisis tersebut, kolaborasi riset dijalankan bersama jaringan WALHI Padang guna memfasilitasi mahasiswa dalam mengkaji keterancaman wilayah pesisir dari perspektif hukum lingkungan dan ekologi bahari. Pendekatan ini bertujuan menyelamatkan ekosistem laut serta kehidupan nelayan tradisional dari dampak kerusakan industri.

Pulau kecil memiliki daya dukung lingkungan yang sangat terbatas sehingga perubahan ruang sekecil apa pun dapat merusak keseimbangan ekosistem pesisir. Mahasiswa yang melakukan riset akademik di wilayah ini memfokuskan studi pada kualitas air laut, kerusakan terumbu karang, abrasi pantai, serta penurunan pendapatan nelayan akibat pencemaran. Data saintifik yang dikumpulkan menjadi instrumen penting untuk membuktikan tingkat kerusakan lingkungan di wilayah pesisir.

Selain pengumpulan data fisik ekosistem, mahasiswa juga meneliti tingkat kerentanan sosial-ekonomi masyarakat pesisir yang terancam penggusuran atau kehilangan mata pencaharian. Pembelajaran interdisipliner ini melatih mahasiswa untuk menyusun strategi adaptasi iklim berbasis komunitas serta mengusulkan kawasan perlindungan laut yang dikelola langsung oleh warga lokal.

Edukasi mengenai pentingnya perlindungan ekosistem pesisir serta advokasi wilayah tangkap nelayan secara rutin disosialisasikan oleh informasi WALHI Padangpanjang melalui diskusi ilmiah dan pelatihan pemetaan pesisir bagi mahasiswa. Kegiatan ini membekali peserta dengan keterampilan teknis penggunaan wahana pemantau dan perangkat SIG untuk merekam jejak kerusakan kawasan pesisir secara akurat.

Hasil-hasil riset akademik mahasiswa di kawasan pesisir telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penolakan terhadap proyek-proyek destruktif di pulau-pulau kecil. Bukti ilmiah yang disusun bersama masyarakat pesisir menjadi alat bukti yang kuat dalam forum hukum maupun perundingan kebijakan. Konsistensi riset ini membuktikan bahwa ilmu pengetahuan dapat berfungsi sebagai benteng pertahanan ekosistem pesisir.

Bagicivitas akademika yang ingin menginisiasi penelitian pesisir, ekspedisi ilmiah pulau kecil, atau kampanye penyelamatan laut, koordinasi resmi dapat terhubung melalui kontak WALHI Pariaman. Sinergi antara peneliti kampus dan aktivis lingkungan menjadi pilar penting dalam menjaga kedaulatan pesisir dan kelautan Indonesia.

Support Us

In building champions for India in the field of Shooting Sport. Champions that make India proud by winning medals at both national and international levels.
Lakshaya Shooting Club

A non-profit organization established in 2006 by Olympian Suma Shirur. The organization is registered as a Trust and a Society under the relevant acts.

Office
Lakshya Shooting Club
Karnala Sports Academy,  Panvel, Navi Mumbai, Maharashtra, India 410206

Lakshya Shooting Club © 2026. All Rights Reserved | Privacy Policy

Go to Top
× How can we help you?